MIM UNGGULAN KOTA GORONTALO

Jalan HB Jassin No.22

Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah

Guru MIM Unggulan Kota Membuat Video Pembelajaran Daring

Sabtu, 17 Oktober 2020 ~ Oleh Arthent Tilome ~ Dilihat 396 Kali

Kota (kemenag.go.id) - Tahun ajaran baru 2020/2021 merupakan pembelajaran bersifat Daring (Dalam jaringan) Banyak kendala saat pembelajaran Daring tak hanya dialami oleh para siswa di sekolah, tapi juga dirasakan oleh seluruh guru. Keterbatasan kemampuan menggunakan teknologi membuat guru lebih melatih kemampuan dalam membuat video pembelajaran daring untuk lebih ditingkatkan, Kamis (8/10/2020).

Hal ini disampaikan oleh salah satu guru MIM Unggulan Kota Gorontalo Yusrin Hunawa. Guru pengampu mata pelajaran tematik ini mengungkapkan sebagai guru yang tak lagi muda, kemampuan memahami teknologi yang cepat berkembang tentu terasa cukup sulit. "Sudah ada pelatihan dari guru guru muda untuk membuat materi pembelajaran daring. Tapi perlu lebih banyak lagi, karena guru seperti kami yang sudah tidak muda lagi perlu ada bimbingan. Kalau guru yang usianya muda mungkin lebih lancar," kata Yusrin.

Selama belajar jarak jauh lanjut Yusrin menambahkan dirinya menggunakan grup aplikasi E-elarning  Madrasah dan perpesanan Telegram untuk membagikan materi dan tugas kepada siswa di  kelas IV Empat. Sesekali, ia juga meminta siswa membaca materi dari buku paket siswa. Ketika ingin mengukur pemahaman siswa, ia memberikan mereka penugasan dengan sarana CBT dan Penilaian KI3 dan KI4 pada E-Learning Madrasah.

Sebagai pengajar tematik, belajar jarak jauh sungguh memberikan tantangan demi membuat siswanya paham dengan materi yang coba ia jelaskan. Sebab, materi tematik penuh dengan visualisasi, misal gambar organ tubuh hewan, menemukan gagasan pokok dan lain-lain. Oleh karena itu, ia sering sampaikan materi lewat video, entah membagikan video dari Youtube maupun memproduksi video sendiri.

"Video yang saya bikin sederhana saja, menggunakan rekaman zoom atau menggunakan green screen agar mempunyai efek seperti sedang mengajar dalam kelas. kebetulan saat ini masih proses pembuatan Meski begitu, di sisi lain, belajar jarak jauh ini saya akui  membuat guru lebih kreatif karena guru dituntut tidak gagap teknologi (Gaptek),’ tambahnya.

"Membuat video materi tidak semudah seperti mengajar di kelas. Kalau mengajar langsung memang gampang. Kalau bikin video tentu masih mempersiapkan selain diri juga bahan materi dan merekam, menyunting, hingga mengunggah tayangan videonya," Tambah Yusrin.

Belajar jarak jauh juga membuat para guru ini harus siaga hingga di luar jam pelajaran. Sejumlah siswa yang belum memahami materi seringkali menanyakan materi untuk pengerjaan tugas sekolah di luar jam pelajaran. "Ketika mengajar online, waktu yang digunakan nggak hanya ketika online itu. Di luar masih butuh koreksi tugas dan mempersiapkan materi selanjutnya, ada juga siswa yang bertanya materi bahkan problem jaringan internet yang seringkali bermasalah. Tapi semua itu bisa berjalan dengan baik jika mempunyai niat dan kemauan yang sungguh sungguh," Kata Yusrin lagi. (Iman/Yusrin/Ayiz)

  1. TULISAN TERKAIT
...

Yusnawati Abdullah, S.Pd,.M.Pd

Assalamu Alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahirabbilalamiin, puji syukur kami haturkan kehadirat Illahi Robbi, karena telah memberikan kesempatan dan nikmat yang luar…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Apa yang harus diperbaiki disekolah ini...?

LIHAT HASIL